Profil Xabi Alonso: Perjalanan Singkat Pelatih yang Didepak Real Madrid
Real Madrid resmi mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso sebagai pelatih kepala tim utama. Keputusan tersebut diumumkan manajemen klub pada Senin (13/1/2026) waktu setempat, hanya beberapa jam setelah Los Blancos menelan kekalahan di ajang Piala Super Spanyol.
Pemecatan ini sekaligus menandai berakhirnya periode singkat Alonso di kursi pelatih Real Madrid, yang baru berlangsung kurang dari satu musim sejak ia ditunjuk pada Juni 2025 lalu.
Datang dengan Ekspektasi Tinggi
Penunjukan Xabi Alonso sempat memunculkan optimisme besar di kalangan Madridista. Alonso dinilai sebagai figur ideal untuk memulai proyek jangka panjang, mengingat rekam jejaknya yang impresif di level klub sebelum kembali ke Santiago Bernabéu.
Sebagai pelatih, Alonso dikenal dengan pendekatan permainan modern, penguasaan bola yang rapi, serta fleksibilitas taktik. Filosofi tersebut sempat terlihat dalam beberapa laga awal, namun seiring berjalannya musim, konsistensi performa tim menjadi sorotan utama.

Hasil Tidak Sesuai Standar Klub
Sepanjang paruh musim 2025/2026, Real Madrid kerap tampil naik-turun. Meski mampu mencatatkan sejumlah kemenangan penting, Los Blancos juga kehilangan poin di laga-laga krusial yang seharusnya bisa dimenangkan.
Selain faktor hasil, adaptasi sistem permainan baru serta dinamika internal tim turut disebut menjadi bahan pertimbangan dalam keputusan pemecatan Alonso.
Tetap Legenda, Meski Gagal sebagai Pelatih
Terlepas dari kegagalannya sebagai pelatih Real Madrid, status Xabi Alonso sebagai legenda klub tidak tergoyahkan. Saat masih aktif bermain, ia merupakan bagian penting dari era sukses Los Blancos dengan berbagai gelar domestik dan Eropa.

Dalam pernyataan resminya, pihak klub menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme Alonso selama menangani tim utama, serta menegaskan hubungan baik antara kedua belah pihak tetap terjaga.
Masa Depan Alonso Masih Terbuka
Pemecatan dari Real Madrid tidak serta-merta menutup peluang karier Xabi Alonso sebagai pelatih. Dengan usia yang relatif muda dan pengalaman melatih di level top Eropa, Alonso diyakini masih menjadi salah satu nama menarik di bursa pelatih.
Keputusan berikutnya akan menjadi fase penting dalam perjalanan karier kepelatihannya, apakah memilih kembali menangani klub besar atau mengambil proyek jangka panjang dengan tekanan yang lebih terkendali.
Bagi Anda pencinta sepak bola yang tak ingin ketinggalan kabar terbaru, hasil pertandingan, statistik, hingga analisis mendalam dari berbagai kompetisi dunia, pastikan untuk terus mengikuti update kami. Kunjungi novavip969 dan dapatkan informasi sepak bola terkini setiap hari, cepat, akurat, dan terpercaya.