Dramatis di San Siro, Dua Gol Bartesaghi Tak Cukup Selamatkan Milan dari Hasil Imbang
AC Milan harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 dalam laga penuh drama di Stadio Giuseppe Meazza (San Siro). Meski sempat bangkit dan berbalik unggul, Rossoneri gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Bermain di hadapan lebih dari 73 ribu penonton, Milan mencoba langsung mengambil inisiatif serangan. Namun justru tim tamu yang lebih dulu mencuri keunggulan. Pada menit ke-13, Kone I. berhasil membuka skor setelah memanfaatkan umpan Andrea Pinamonti. Gol tersebut membuat San Siro terdiam dan memaksa Milan meningkatkan intensitas permainan.
Pertandingan berjalan cukup keras setelah gol pembuka. Dua kartu kuning langsung keluar di menit ke-23, masing-masing untuk Fadera A. akibat tekel keras dan Ruben Loftus-Cheek karena pelanggaran. Situasi ini membuat tempo laga semakin panas, dengan duel-duel fisik mendominasi lini tengah.
Upaya Milan untuk menyamakan kedudukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Bartesaghi D. mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian apik setelah menerima assist dari Ruben Loftus-Cheek. Gol tersebut menghidupkan kembali atmosfer San Siro dan mengakhiri babak pertama dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Milan tampil lebih agresif. Hasilnya langsung terlihat ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Bartesaghi kembali menjadi pahlawan setelah mencetak gol keduanya di laga ini pada menit ke-47, kali ini memanfaatkan umpan dari Christopher Nkunku. Gol tersebut membawa Milan berbalik unggul 2-1 dan membuat publik tuan rumah bergemuruh.
Namun setelah gol tersebut, pertandingan kembali berjalan keras. Muharemovic T. diganjar kartu kuning pada menit ke-57 karena perilaku tidak sportif. Kedua tim kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan dan intensitas permainan.
Drama kembali terjadi pada menit ke-67 ketika gol Adrien Rabiot dianulir wasit karena posisi offside. Keputusan tersebut sempat memicu protes, namun Milan masih mampu menjaga keunggulan mereka.
Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan hingga akhir laga. Pada menit ke-77, Armand Laurienté berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah memaksimalkan assist dari Pinamonti. Gol ini menjadi pukulan bagi Milan yang sudah unggul sejak awal babak kedua.
Di menit-menit akhir, kedua tim sama-sama melakukan pergantian pemain untuk mengamankan hasil. Milan memasukkan Athekame dan Estupinan pada masa injury time, sementara tim tamu mencoba mengulur tempo. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta.
Secara statistik, Milan sebenarnya tampil lebih dominan. Mereka menguasai 59 persen penguasaan bola dan mencatatkan 13 tembakan, berbanding 8 milik tim tamu. Nilai expected goals (xG) Milan juga lebih tinggi di angka 1,44 dibandingkan 1,07. Namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda yang membuat Rossoneri gagal meraih kemenangan.
Pertandingan ini dipimpin oleh wasit asal Italia, Valentino Crezzini. Laga berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza yang berkapasitas 80.018 penonton, dengan kehadiran mencapai 73.446 orang, menciptakan atmosfer panas sepanjang pertandingan.
Hasil imbang ini menjadi pekerjaan rumah bagi AC Milan, terutama dalam menjaga konsentrasi di menit-menit krusial. Meski Bartesaghi tampil gemilang dengan dua gol, kegagalan mempertahankan keunggulan membuat Milan harus puas berbagi angka di kandang sendiri.
Bagi Anda pencinta sepak bola yang tak ingin ketinggalan kabar terbaru, hasil pertandingan, statistik, hingga analisis mendalam dari berbagai kompetisi dunia, pastikan untuk terus mengikuti update kami. Kunjungi nova969 dan dapatkan informasi sepak bola terkini setiap hari, cepat, akurat, dan terpercaya.