Benfica Tumbangkan Real Madrid 4-2, Estádio da Luz Jadi Saksi Malam Gemilang Tuan Rumah
SL Benfica meraih kemenangan prestisius setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 4-2 dalam laga spektakuler di Estádio da Luz, Lisbon. Pertandingan berlangsung penuh intensitas, gol, dan drama hingga menit-menit akhir.
Laga dimulai dengan tempo tinggi. Real Madrid sempat unggul lebih dulu pada menit ke-30 melalui Kylian Mbappé yang memanfaatkan assist dari Raul Asencio. Gol tersebut sempat membuat tim tamu berada di atas angin meski Benfica lebih agresif dalam membangun serangan.

Benfica merespons dengan cepat. Pada menit ke-36, Andreas Schjelderup menyamakan kedudukan setelah menerima umpan dari Vangelis Pavlidis. Tekanan berlanjut hingga masa injury time babak pertama, ketika Benfica mendapat hadiah penalti. Pavlidis yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dan membawa Benfica unggul 2-1 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, Benfica tampil semakin percaya diri. Baru berjalan sembilan menit, Schjelderup kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist kedua dari Pavlidis, membuat skor berubah menjadi 3-1.
Real Madrid mencoba bangkit dan sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-58. Mbappé mencetak gol keduanya di laga ini usai menerima umpan dari Arda Güler, mengubah skor menjadi 3-2 dan membuat laga kembali terbuka.
Namun Benfica tetap tampil disiplin dan efektif. Meski Real Madrid menguasai 67 persen penguasaan bola, tuan rumah lebih tajam dalam memanfaatkan peluang. Tekanan Benfica akhirnya kembali membuahkan hasil di masa injury time. Pada menit ke-90+8, Anatoliy Trubin mencetak gol keempat Benfica setelah menerima assist dari Fredrik Aursnes, sekaligus mengunci kemenangan 4-2.

Pertandingan juga diwarnai banyak pelanggaran dan kartu akibat tingginya tensi, terutama di paruh kedua laga. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Davide Massa, skor tidak berubah dan Benfica memastikan kemenangan besar atas raksasa Spanyol tersebut.
Secara statistik, Benfica tampil sangat efektif. Mereka melepaskan 22 tembakan dengan expected goals (xG) sebesar 3,01. Sementara Real Madrid mencatatkan 16 tembakan dengan xG 1,51 meski unggul penguasaan bola. Efektivitas dan ketajaman Benfica menjadi faktor utama kemenangan ini.

Laga ini disaksikan oleh 64.305 penonton di Estádio da Luz yang berkapasitas 68.100 kursi, menjadikannya malam bersejarah bagi Benfica dan para pendukungnya.
Bagi Anda pencinta sepak bola yang tak ingin ketinggalan kabar terbaru, hasil pertandingan, statistik, hingga analisis mendalam dari berbagai kompetisi dunia, pastikan untuk terus mengikuti update kami. Kunjungi nova969 dan dapatkan informasi sepak bola terkini setiap hari, cepat, akurat, dan terpercaya.